Mengelola sebuah tim yang mengandalkan kerjasama antar personal didalamnya tentu bukan suatu hal yang mudah. Semakin banyak anggota tim, semakin kompleks pula persoalan yang melingkupi dan tentu saja semakin besar energi yang dibutuhkan untuk meng-kolaborasikan kinerja personal menjadi sebuah teamwork yang baik.
Saya mengalaminya. Mengelola tim--walaupun tidak cukup besar--tetapi cukup kompleks karena latar belakang anggota tim yang rentang perbedaannya cukup besar antara satu dengan lainnya. Diluar masalah pribadi (keluarga, anak, istri, pacar, selingkuhan ataupun keuangan), permasalahan performance saja sudah cukup memeras otak. Satu orang sangat profesional terhadap job description-nya, orang yang lain biasa saja dan cenderung apatis, orang yang lain menunggu dipecuti untuk bekerja.
Seringkali saya menggunakan analogi keringat untuk menggugah performance mereka bila dirasa mulai kendor. Kira-kira begini, dalam sebuah tim olah raga (biasanya sepak bola) harusnya keringat yang dikeluarjan setiap anggota tim sama banyaknya...tidak peduli dia berada di posisi mana. Bagi anggota tim yang berusaha lebih keras, dianalogikan berkeringat lebih banyak..lebih deras. Anggota tim lainnya, berkeringat biasa saja karena dia santai hanya kesana-kemari tanpa peduli arah bola kemana. Lainnya hanya pasif menunggu datangnya bola dan dia belum berkeringat sama sekali. Yang lebih parah lagi, ada anggota tim yang masih santai-santai di pinggir lapangan sementara teman lainnya sudah mencetak gol dan bahkan kemasukan gol...tanpa dia sadari!
Harusnya, mereka bisa memposisikan diri sesuai analogi tersebut. Sudah berkeringat banyak, baru berkeringat atau masih 'di pinggir lapangan'...dengan harapan tentu saja selanjutnya bisa introspeksi diri dan berusaha 'berkeringat'.
Berhasilkah analogi tersebut mengubah kinerja menjadi lebih baik?
(saya sendiri masih menunggu mereka berubah, tuh!)


You Should Also Check Out This Post:
- Ada Jalan Luna Maya di Surabaya!
- Bimbang di Simpang Jalan
- One Day, One Post
- Two pieces, one controversy ala Putri Raemaswati...
- The Power of Facebook












